Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah pasar menghanguskan sekitar 152 lapak di Pasar Sentral Jalan Hasanuddin.
Jumat sore, 24 Februari 2012, sekitar pukul 16.45 WIT, kebakaran melanda Pasar Sentral Timika yang saat itu berlokasi di Jalan Hasanuddin. Api diduga bermula dari bagian tengah pasar (Blok C) dan dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Pasar saat itu terdiri atas empat blok (A–D). Diperkirakan sekitar 152 unit lapak ikut terbakar, meskipun tidak semuanya sedang ditempati pedagang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang perlunya pemeriksaan instalasi listrik dan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) — hal yang kini menjadi bagian dari tugas rutin petugas keamanan pasar.